2012 (yang hampir haram)

Kemarin salah satu media yang kerjasama dengan kantor saya bikin gathering yang acaranya cuma nonton bioskop doang. saya juga bingung kalo gatheringnya cuma nonton bioskop terus acara ketemu-temuannya kapan coba? pastinya gathering itu bakal nggak efektif tapi… paling nggak gatheringnya menghibur he he he

Berhubung saya sebenarnya nggak begitu antusias nonton film 2012 yang menghebohkan itu tapi karena gratis saya jabanin juga. Ada sedikit rasa penasaran sih kenapa film seperti ini pake difatwa haram segala apa benar-benar semengerikan itu?

Saya pernah punya pengalaman nonton film yang membaut kepala puyeng. Titanic nama filmnya. Bukan puyeng gara-gara nangisin si leonardo dicaprio mati lho.. tapi puyeng serasa diodak aduk karena sepanjang film yang dilihat kapal-laut-goyang-goyang-orang jerit-jerit. So waktu saya habis nonton film Titanic (saya masih SMA waktu itu) pulangnya kepala saya puyeng waktu tidur rasanya masih kebawa-bawa aura jungkir balik kayak di kapal yang mau tenggelam. Aslinya saya juga fobia air yang banyak sih (baca: ga bisa berenang). Alhasil saya jadi ngebayangin saya bakal ngerasain efek yang sama waktu nonton 2012.

Singkat kata saya nonton juga film 2012. Lumayan kan nggak usah ngantri tiket terus dapat snack gratis lagi. Cerita filmnya sih nggak usah saya ceritain lagi yah pasti banyak yang udah nonton ntar mubazir.

Tokoh utamanya hebat banget coy ga mati-mati nyawanya ada 12

tokoh utamanya dan keluarganya ngalahin keluarga Mr. Incridible

Isinya bukanya tegang di dalam bioskop saya dan teman saya malah sibuk mengomentari si tokoh utama yang heroik banget sampe kayaknya susah banget matinya. Selamet terus.. TOP BGT banget dah. Rasanya nggak ada orang di dunia ini yang bisa seberuntung itu deh he he he *sirik*

Special efek

Okey two thumbs up buat special efeknya kesian tuh yang bikin pastinya ampe kurus kering dan matanya pada katarak di depan komputer mulu dan makannya delivery service junk food terus tuh. Bener-bener hebat tanahnya bisa sampai belah-belah dan gedung-gedung yang pada ambrol benar-benar ciamik.

Tapi sungguh tidak ada ketakutan yang saya rasakan waktu menontonnya. Tidak seperti yang ditakutkan beberapa pihak bahwa yang menonton akan shock dan habis pulang terus panik sembunyi di bawah meja. Memang sih ada pelajaran yang bisa diambil dalam film itu.

Pertama, ini bukan film kiamat saudara-saudara! Ini adalah film tentang bencana alam yang besar yang terjadi (diperkirakan) sesuai siklus putaran tata suya dimana kerak bumi bergesar akibat panas yang disebarkan inti matahari. Dan kalo namanya kiamat pasti manusianya udah nggak ada 1 bijipun. Lha ini jelas-jelas 1 kapal bisa ngangku perjuta-juta kepala jadi pastinya dunia belum kiamat. So, siapa sih yang kemaren bilang ini film kiamat?!

Kedua, Manusia itu tidak ada apa-apanya di mata Tuhan.  Segala karya seni manusia yang begitu hebat dengan sekali kibas langsung berantakan semua. Kita kalau nonton harus ambil positifnya kan.. Yang penting dalam film ini adalah bagaimana manusia saling menghargai dan tolong menolong dalam kesulitan.

Ketiga, sepandai-pandainya tupai melompat pasti jatuh juga eh maksud saya sepandai-pandainnya manusia mencari cara mengingkari kehendak Tuhan pasti ujung-ujungnya kejadian juga. Lihat aja bapak milyunder (lupa namanya) udah bayar 1 milyar Euro masih mokat juga. So, ngapain takut-takut bakal mati tahun 2012. Siapa sih yang bisa jamin kita masih hidup sampai tahun 2012?! Manusia mah kalau mau dipanggil di mana aja bisa. Lagi tidur aja bisa bablas? So mau lari kemana?

Keempat, banyakin doa, berbuat kebaikan, dan mengasihi orang lain! Liatin tuh para pemuka agama di film itu kan nggak ikutan panik dan lari menyelamatkan diri tapi menghadapi masalah dengan berani. Pasti pada nggak takut mati tuh?! Kenapa nggak takut mati? Mungkin karena udah pasrah, udah minta ampunan dosa, udah menyerahkan diri pada Tuhan. Bunuh diri nggak tuh pasrah gitu? Ah, menurut saya sih nggak juga, Biksu itu masih menenangkan muridnya dan dengan tenang memukul lonceng waktu tsunami datang, Pausnya masih mimpin misa sebelum basilikanya hancur, Umat muslim masih bedoa di depan ka’bah. Jadi intinya JANGAN TAKUT udah ada yang ngatur diatas kita tinggal isi hidup dengan yang baik-baik (kayaknya saya gampang banget ngomongnya).  Yah paling nggak kalo kita ntar masuk golongan nggak selamat paling nggak kita nggak masuk neraka (ini mengutip kata mama Louren di inpotainment lho bukan kata saya he he he).

So saya juga agak heran sebenarnya yang haram sebelah mananya ya? Apa karena takut kita pada percaya? Saya rasa rakyat Indonesia nggak bodo-bodo amat untuk memandang sesuatu leterleg apalagi fiksi. Prinsip saya pribadi adalah ini film harus diambil positifnya aja.

Soal hari akhir panduan saya cuma kitab suci yang bunyinya lebih kurang begini: “Dan hari itu tidak ada yang mengetahuinya, manusia tidak, para malaikat tidak, putra manusia juga tidak, hanya Bapa saja yang mengetahuinya”

so bangsa maya kan jugaaaaaa manusiaaaaaaa…

nikmati aja filmnya…

12 Tanggapan ke “2012 (yang hampir haram)”


  1. 1 tary ayk November 20, 2009 pukul 9:51 am

    hmmm semoga aja, yang nonton bisa ambil sisi positifnya dari film ini. dan yang terpenting nonton film ini jangan membuat keimanan kita luntur.

  2. 2 taro November 21, 2009 pukul 6:07 am

    whoahhh…..
    dirikuwh malah terkagum2 dgn ulasanmu, mba!
    two thumbs!! XD

    yups… ambil hikmahnya aja…
    IMHO: yg resah gara2 film mesti dosane sak bajeg
    wkwkwkwkw——-ups——–forgive me^^

  3. 4 Areep November 22, 2009 pukul 5:10 pm

    masalahnya bukan di filemnya tapi masyarakat kita yang mungkin kebanyakan nonton sinetron yang cuma gt2 aja. sekali nonton film yang katanya heboh apalagi ada kata KIAMAT, sudah mereka beranggapan aneh2…

    beda dengan komunitas yang memang penggemar film, mereka tetep menganggap film adalah sebuah karya seni, hanya sekedar hiburan. tapi buat sebagian besar masyarakat kita yang percaya ama hal2 goib. ya terang ajah ditelen mentah2. apa lagi di tipi terutama inpoteinmen nth itu mamah loren ato mamah loreng juga bilang blablabla..

    nambah kukuh lah pikiran sesat orang kita (istilah kasarnya gettoo..)

    • 5 zeinitza November 23, 2009 pukul 6:49 am

      SATUJUH! itu dia yang saya maksud. Kemarin saya dan rekan saya yang dulu juga lulusan Broadcast berdebat. saya sebenarnya ngebahas pilem ini nggak menitikberatkan pada haram atau tidaknya tapi pada isi pilem ini secara sebagai mantan orang broadcast menurut saya pilem ini bisa dinilai keindahan special efeknya. kalau cerita dan karakterisasi tokohnya sih menurut saya STD.

      Tapi karena kebanyakan komen pada tautan FB saya membahas soal “keharaman” rekan saya berpendapat bahwa memang diharamkan untuk meredakan kepanikan massa karena di desa-desa aja orang udah ribut soal kiamat.

      Yang saya pertanyakan adalah:
      1. Apakah orang-orang di desai itu nonton 2012?
      2. Bilapun nonton berapa persennya?
      3. Apakah dia yakin bahwa informasi kiamat yang beredar di desa-desa itu karena film ini? tau karena kehebohan inpo-tai-ment yang ditonton secara gratis dan masal dari kota hingga pelosok desa?

      Bagi saya sendiri menonton 2012 sungguh MENGKLARIFIKASI ketidakbenaran issu yang beredar tentang kiamat sekali lagi ramalan maya yang terjadi tahun 2012 adalah BENCANA ALAM yang BESAR sekali lagi BUKAN KIAMAT.

      so… bagi saya menonton film ini adalah hiburan (yang gratis)
      bagi saya kita sering kurang bijaksana memandang sesuatu yang datang dari BARAT selalu salah sementara info-info GRATIS yang beredar di tayangan lokal yang sebenarnya menjadi pemicu kehebohan tidak pernah ditilik.

      yah.. namanya juga orang Indonesia

  4. 6 agung chandra presetya November 23, 2009 pukul 11:18 pm

    betul betul,
    meski saya belum nonton di bioskop tapi saya sudah bisa menangkap inti film 2012 ini.
    ada orang meramal tahun 2012 akan kiamat,wew??? darimana dia tau kalo tahun 2012 itu akan kiamat. kenapa dia tidak meramal kapan dia meninggal ,
    daripada ngurusi kapan itu kiamat,
    memang kita harus beribadah, menyiapkan bekal untuk dibawa di Akhirat nanti.
    Yakinlah kiamat Insya Allah pasti akan terjadi, Namun hanya Allah SWT yang mengetahui kapan kiamat datang.

  5. 8 f r i z k A u t i s Desember 3, 2009 pukul 1:46 am

    setau saya bahkan mama Lauren pun gak bilang 2012 itu kiamat. Yang beliau bilang, itu semacam ‘kiamat kecil’. Semacam titik balik kehidupan. Persis kayak ramalan dari kalendar suku Maya.
    Pun, 21 Dec 2012 itu bukan hari-H nya, melainkan puncaknya. Kejadian2 babak ‘penyisihan’nya sih udah dimulai dari sekarang2 ini. Banyak bencana, n sekalinya terjadi bencana, korbannya gak cuma 1-2 orang, alias makan banyak nyawa sekaligus.

    Kapan hari terakhir itu tiba, cuma Tuhan yang tau.
    Saya lebih senang memandang ramalan2 semacam ini sebagai peringatan saja. Biar mau merenung lagi ttg isi hidup selama ini. Apa2 yang terpenting di dunia tapi seringnya malah saya abaikan.
    ^_^

  6. 9 and1k Januari 13, 2010 pukul 2:48 am

    tapi pilmnya bagus banget tuh mbak

  7. 12 mahesapandu April 6, 2010 pukul 9:48 am

    Ulasannya bagus banget… Setuju.
    Salam kenal..


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s





Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.